Rabu, 09 Januari 2013

Cara Merawat Baterai Laptop/Notebook Dengan Benar Agar Tidak Cepat Rusak


Laptop/notebook salah satu alat elektronik teknologi canggih yang menggunakan sarana pendukung baterry charge untuk mengoperasikannya. Laptop/notebook memiliki kegunaan yang sama dengan komputer yang walaupun terdapat persamaan dan perbedaannya. Satu dari sekian banyak persamaan kedua teknologi canggih yaitu sebagai sarana pengolah data dan penyimpan data kapan saja.

Komputer dan laptop juga banyak dipergunakan sebagai alat untuk mencari dan mendapatkan informasi di dunia online internet khususnya pada Warnet.

Sementara perbedaan diantara keduanya antara lain komputer tidak bisa dibawa kemana kita pergi sedangkan Laptop/notebook dapat dipakai dimana kita inginkan karena laptop bentuknya lebih ramping dan tidak berat (ringan) ditenteng kemana-mana.
Laptop-Komputer
Gambar: Lap top
Persamaannya lain kedua alat ini adalah data yang tersimpan di dalamnya tidak hanya berupa teks saja akan tetapi gambar bahkan video. Data yang akan disimpan tersebut baik data dibuat langsung di dalamnya komputer/laptop itu sendiri maupun ditransfer menggunakan sarana pendukung seperti flash disk.

Alat elektronik yang pada awal mulanya ditemukan Konrad Zuse seorang insinyur Jerman tahun 1941 tujuan awal dirancangannya adalah untuk merancang (design) pesawat terbang dan peluru kendali.

Terkait dengan Laptop/notebook saya ingin membagi tips ringan cara merawat barang kesayangan anda. Apa yang diuraikan di bawah ini berdasarkan pengalaman pribadi saya selama menggunakan Laptop.

Saya pernah mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan karena baterai laptop saya belum mencapai umur 1 (satu) tahun sudah drop atau hanya dapat bertahan kurang dari 30 menit. Selidik demi selidik ternyata penyebab cepat aus baterai (batterey) akibat overcharge (kelebihan masa charge).

Atas kejadian ini saya harus mengeluarkan biaya lagi untuk membeli battery baru demi merawat laptop saya agar awet dipakai. Pada waktu itu saya beli baterai baru di tempat saya sebesar Rp. 950.000 (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).

Bagi pengguna lapot/notebook yang tidak mengingingkan kejadian serupa dapat mengikuti saran pemakainnya berikut ini. Cara merawat battery Laptop/Notebook agar lebih awet dipakai dapat ditempuh antara lain:
  1. Charge baterai laptop/notebook sesuai petunjuk laptop/notebook
  2. Charge baterai laptop/notebook segera apabila pentunjuk laptop sudah memintanya (lampu merah).
  3. Cabut kabel penyambung arus charge listrik yang dihubungkan dengan laptop/notebook apabila lampunya sudah menandakan biru. Letak lampu petunjuknya tergantung dari jenis dan merek laptop/notebook yang anda pakai.
  4. Pada saat mengoperasikan/menggunakan Laptop/Notebook usahakan menggunakan Cool pad (kipas pendingin). Hal ini dilakukan untuk melindungi agar laptop/note tidak cepat panas (overheating)
  5. Apabila menggunakan Cool pad ketika mengoperasikan laptop/notebook usahakan memakai penyambung arus listrik yang berbeda dengan laptop/notebook atau jangan ambil arusnya langsung dari laptop/notebook. Hal ini untuk mengurangi beban baterai.
  6. Jangan mematikan Laptop secara tiba-tiba jika masih ada software aplikasi komputer yang diaktifkan namun belum ditutup (close)
  7.  Hindarkan semaksimal mungkin agar laptop tidak mati tiba-tiba/mendadak. Hal ini terjadi karena pengguna kurang memperhatikan lampu petunjuk kekuatan baterai. Dampak dari laptop mati mendadak pada baterei laptop tersebut akan terlihat tanda silang.
Tips ini merupakan salah satu kiat dari sebagian banyak cara lain untuk menjaga dan merawat sarana pendukung Laptop/Notebook yang dipakai sehingga dapat bertahan lama dan awet sesuai kualitasnya

Cara Memperbaiki Modem Yang Kehilangan Fungsi Koneksi Online Internet


Modem satu dari sekian banyak aplikasi software yang dapat diinstall dalam komputer. Software aplikasi modem dipergunakan sebagai sarana penyambung (connection) untuk melakukan aktifitas online internet.

Dewasa ini modem dengan berbagai merek sudah sangat mudah didapatkan. Harganya pun yang sangat terjangkau pula khususnya bagi mereka yang beruntung (punya uang-money-okane). Untuk menyambung online internet modem yang berlaku umumnya diisi dengan chip penyedia jaringan.

Penyedia jaringan koneksi online internet modem yang berlaku khususnya di Indonesia antara lain Telkomsel, Fleksi, Indosat dan lain-lain

Cara memperbaiki modem yang dibahas ini adalah modem yang tiba-tiba fungsi connection hilangnya. Dengan tidak berfungsinya fungsi koneksi maka secara otomatis tidak dapat melakukan aktifitas menggunakan modem yang kehilangan fungsi konek sebagai sambungan online internet.

Modem koneksi internet
Gambar: Modem yang kehilangan fungsi koneksi online internet

Cara mengembalikan fungsi konek modem agar dapat berfungsi sebagai sambungan online internet dapat dilakukan, yaitu:
  1. Klick Setting/pengaturan modem. Letaknya sesuai merek modem yang dipergunakan
  2. Klick Network setting lalu tandai Automatic
  3. Klick Apply
  4. Klick Ok pada form Setting successful. Dengan klick Ok maka modem akan bekerja sesuai yang ditetapkan tersebut
Kalau cara yang dijelaskan masih tidak bisa juga coba coba dengan pengaturan lainnya. Cara ke dua ini memastikan tersedianya jaringan yang tetapkan sebelumny pada modem tersebut. Caranya sebagai berikut:
  1. Klick Setting
  2. Jika tidak terlihat sama sekali jaringan koneksi online interner sarana yang dipergunakan klick Add
  3. Pada form yang muncul Tulis jaringan koneksi online internet yang dipergunakan pada kolomConfig Filename
  4. Klick OK
 Semoga dengan cara diatas masalah koneksi online internet modem anda dapat terpecahkan.

Cara Mengembalikan File yang terhapus permanen

Tips kita kali ini adalah Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen yang bisa terhapus karena tidak sengaja. Bisa anda bayangkan kalau file dokumen terhapus tersebut adalah file penting dan segera harus digunakan? Apa ga bikin stress? Nah Blog Saya akan memberikan solusi bagaimana cara mengembalikan file tersebut yang terlanjur terhapus tak sengaja..Oh God.. :D

Software yang kita gunakan adalah WinUtilities Undelete. Ya..software freeware ini mampumengembalikan data yang terhapus secara permanen atau kalau di keyboard dengan sortkey (shift+del). Dengan WinUtilities Undelete ini bisa juga mengembalikan file terhapus dari flashdisk / memory card / atau hardisk external.

Cara Mengembalikan File yang Terhapus


Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Caranya saya rasa sangat gampang sekali. Setelah anda menginstal, buka aplikasinya dan klik partisi/drive dimana file kita berada sebelumnya kemudia scan. Hanya menunggu sebentar saja maka semua data-data atau file terhapus akan muncul. Tinggal anda pilih mana file yang ingin dikembalikan dan klik kanan terus undelete.

Silahkan dicoba jika anda membutuhkan di link berikut : DOWNLOAD

Trik Memperbaiki Harddisk rusak


Cara Memperbaiki Hardisk Rusak 


1. Cara Memperbaiki Hardisk yang pertama dengan Ketik perintah CHKDSK pada Command Prompt.
  • Misal anda ingin memeriksa pada partisi C berarti ketik CHKDSK C:
  • Kemudian lakukan repair error tanpa melakukan scanning bad sector dengan mengetik CHKDSK D:/R
  • Perintah ini akan merepair sector yang eror dan menemukan bad sector
2. Cara Memperbaiki Hardisk yang kedua Bisa juga menjalankannya melalui windows dengan cara :
  • Buka Windows Explorer, atau My Computer.
  • Klik kanan pada hardisk yang akan di-cek, klik Properties.
  • Klik tab Tools, pada pilihan Error Checking klik Check Now..
  • Jendela Check disk option akan tampil
  • Untuk menjalankan Chkdsk pada mode read-only mode, klik Start.
  • Untuk merepair error pada file system, check Automatically fix file system errors,
  • Untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data pilih Scan for and attempt recovery of bad sectors,
  • Anda juga dapat mencentang kedua pilihan tersebut apabila diperlukan.
3. Cara Memperbaiki Hardisk level ini ketika kita kehilangan partisi harddisk dan data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. 
  • Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
  • Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
Oke, sekian Trik Cara Memperbaiki Hardisk Rusak, jika ada pertanyaan anda bisa diskusikan di kolom komentar.

Pengertian, Fungsi dan Jenis Harddisk


Pengertian Hard Disk
Hard DiskHard disk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya. Hard disk menggunakan piringan datar yang disebut dengan platter, yang pada kedua sisinya dilapisi dengan suatu material yang dirancang agar bisa menyimpan informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun dengan melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor yang terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus yang bernama head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan informasi ke dalam piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas arm, yang kesemuanya terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan tunggal dan tersambung pada permukaan piringan melalui suatu alat yang disebut dengan actuator. Selain itu ada juga logic board mengatur aktifitas komponen-komponen lain dan berkomunikasi dengan PC.
Setiap permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh milyar bit data yang diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih besar dengan alasan kemudahan, dan memungkinkan pengaksesan informasi dengan lebih mudah dan cepat. Setiap platter memiliki dua head, satu di atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard disk dengan dua platter memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter menyimpan informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track. Kemudian tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi sebesar 512 bytes.
Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi yang sangat tinggi karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil. Bagian terpenting dari hard disk harus ditempatkan pada suatu tempat yang tidak bisa dimasuki udara untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan menempel pada permukaan platter yang bisa menyebabkan kerusakan head.
Platter
Platter (sering disebut juga dengan “disks” atau “discs”) terdiri dari dua bahan: benda padat yang membentuk platter itu sendiri dan zat magnetis yang membungkus platter, yang digunakan untuk menyimpan data. Nama “hard disk” itu sendiri sesungguhnya didapatkan dari sifat platter yang keras jika dibandingkan dengan “platter” yang dimiliki disket (floppy disk) atau media lainnya yang fleksibel.
Dikarenakan platter adalah bagian yang digunakan untuk menyimpan data, maka kualitasnya harus benar-benar baik. Tiap permukaan platter benar-benar dibuat dan diperlakukan dengan sangat tepat (melalui mesin tentunya) untuk menghindari cacat, serta hard disk itu sendiri dibuat pada suatu ruangan yang bersih (“clean room”) untuk menghindari partikel-partikel asing menempel pada platter pada saat pembuatannya.
Ukuran dari platter adalah hal utama yang menentukan ukuran hard disk secara keseluruhan, yang juga sering disebut dengan form factor. Setiap hard disk diproduksi dengan berbagai jenis form factor yang standar, diantaranya 5.25-inchi, 3.5-inchi, 2.5-inchi, PC Card dan CompactFlash.
Komponen Dasar Hard Disk  

Fungsi Hardisk
Fungsi utamanya sebagai media penyimpanan atau storage data secara permanen.
Hard disk menyimpan bermacam-macam informasi, salah satunya informasi mengenai hardware yang ada di dalam PC tersebut, lalu OS itu sendiri. Hard disk merupakan salah satu komponen yang menentukan kinerja PC. Semakin cepat hard disk bekerja, semakin cepat pula transfer yang dihasilkan. Hard disk IDE mempunyai 4 tingkatan kelas, masing-masing Ultra DMA/33, Ultra DMA/66, Ultra/100, dan Ultra DMA/133. DMA singkatan dari Direct Memory Access yang berfungsi untuk meningkatkan transfer data. Maksud Ultra DMA/33 adalah daya transfer rata-ratanya 33 MBps

Jenis – Jenis Hard Disk:
v Disk ATA / EIDE, hard disk dengan tipe EIDE (Enhanced Integrated Drive Electronic) atau tipe ATA (Advanced Technology Attachment) adalah standar versi terbaru suatu antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus, Banyak produsen disk memiliki rentang disk dengan antar muka EIDE / ATA, disk semacam itu dapat dihubungkan langsung ke bus PCI, yang digunakan pada banyak PC (personal computer). Keuntungan drive EIDE / ATA yang signifikan adalah harganya yang cukup murah, karena penggunaannya di pasaran PC.Salah satu kekurangan utamanya adalah diperlukan kontroler terpisah untuk tiap drive jika dua drive digunakan bersamaan untuk meningkatkan performa.Salah satu produsen chip yang terkenal sudah menyertakan kontroler yangmemungkinkan disk EIDE / ATA dihubungkan langsung ke motherboard.
v Disk SCSI, banyak disk memiliki antar muka yang didesain untuk koneksi ke bus SCSI standar. Disk tersebut cenderung lebih mahal, tetapi mempunyai performa yang lebih baik, yang dimungkinkan karena kelebihan bus SCSI daripada bus PCI. Akses yang bersamaan dapat dilakukan ke banyak disk drive karena antar muka drive secara aktif dihubungkan ke bus SCSI hanya pada saat drive tersebut siap untuk transfer data. Hal ini terutama berguna dalam aplikasi dimana terdapat sejumlah besar request untuk file kecil, yang sering terjadi dalam komputer yang digunakan sebagai file server.
v Disk RAID, menjanjikan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar dan handal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi dari tingkat normal. Akan tetapi, dengan semakin menurunnya harga ke tingkat yang lebih terjangkau, disk tersebut menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem komputer dengan ukuran rata – rata.
v Disk SATA, hard disk dengan tipe SATA (Serial Advanced Technology Attachment), yaitu interface disk ATA (Advanced Technology Attachment) dengan versi Serialnya menggunakan kabel tipis yang memiliki total kabel kecil sekitar dua pertiga dari total kabel harddisk dengan tipe EIDE atau ATA disk yang berjumlah 39 pins dan SATA mempunyai kecepatan pengiriman data sangat tinggi serta mengurani latensi. Sehingga bus serial ini mampu melebihi kecepatan bus paralel.
v SATA dalam mentransfer data secara berurutan atau serial lewat kabelnya dan juga secara teknik SATA menyusun sendiri disk yang tersambung ke dalam motherboard tanpa adanya sistem master ataupun slave, sehingga kabel SATA hanya dapat digunakan pada satu hard disk. Tipe hard disk yang telah dibahas ini, semuanya masuk dalam kategori internal hard disk, maksudnya yang diinstall di dalam CPU. Selain internal hard disk ada juga eksternal harddisk (hard disk yang berada diluar CPU), jadi bisa dipindah – pindahkan. Eksternal hard disk mempunyai kecepatan rotasi 7200 rpm, pemasangannya sangat mudah, tidak perlu membongkar PC dan hanya dengan menghubungkan port USB ke PC, dan dapat mentransfer data 480 Mbps.

Jenis Prosesor dan spesifikasi


Berikut adalah daftar dari jenis - jenis Processor dan spesifikasiNya, mulai dari Processor Intel dan AMD....

PROCESSOR INTEL
Intel Core 2 Duo E7400 2.80GHz LGA 775 Dual Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.80Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 1066MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 3M shared
    Manufacturing Tech: 45 nm
    Virtualization Technology Support: No
    Processors Type: Desktop
    Series: Core 2 Duo

Intel Core 2 Quad Q8200 2.33Ghz LGA 775 Quad Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.33Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 1333MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 4MB
    Manufacturing Tech: 45 nm
    Virtualization Technology Support: Yes
    Processors Type: Desktop
    Series: Core 2 Quad

Intel Core i7 920 2.66GHz LGA 1366 Quad Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Series: Core i7 / Nehalem
    QPI: 4.8GT/s
    L2 Cache: 4 x 256KB
    L3 Cache: 8MB
    Manufacturing Tech: 45 nm
    64 bit Support: Yes
    Hyper-Threading Support: Yes
    Virtualization Technology Support: Yes

Intel Core 2 Quad Q9550 2.83GHz LGA 775 Quad Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.83Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 1333MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 12MB
    Manufacturing Tech: 45 nm
    Virtualization Technology Support: Yes
    Processors Type: Desktop
    Series: Core 2 Quad

Intel Core 2 Duo E8500 3.16GHz LGA 775 Dual Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 3.16Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 1333MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 6M shared
    Manufacturing Tech: 45 nm
    Virtualization Technology Support: No
    Processors Type: Desktop
    Series: Core 2 Duo

Intel Celeron E1400 2.0GHz LGA 775 Dual Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.0Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 800MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 512KB
    Manufacturing Tech: 65 nm
    Virtualization Technology Support: No
    Processors Type: Desktop
    Series: Celeron Dual-Core

Intel Core 2 Duo E8400 3.00GHz LGA 775 Dual Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 3.00Ghz
    64 bit Support: Yes
    FSB: 1333MHz
    Hyper-Threading Support: No
    L2 Cache: 6M shared
    Manufacturing Tech: 45 nm
    Virtualization Technology Support: No
    Processors Type: Desktop
    Series: Core 2 Duo

PROCESSOR AMDAMD Athlon II X2 245 2.9GHz Socket AM3 DUAL CORE Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.9Ghz
    64 bit Support: Yes
    Hyper Transports: 3600MHz
    Hyper-Transport Support: Yes
    L2 Cache: 2 MB
    Manufacturing Tech: 45nm
    Processors Type: Desktop
    Thermal Power: 65W
    Voltage: 0.85V - 1.425V

AMD Athlon II X2 550 3.1GHz Socket AM3 DUAL CORE Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 3.1Ghz
    64 bit Support: Yes
    Hyper Transports: 4000MHz
    Hyper-Transport Support: Yes
    L2 Cache: 2 x 512KB
    Manufacturing Tech: 45nm
    Processors Type: Desktop
    Thermal Power: 80W
    Voltage: 0.85V - 1.425V

AMD Athlon 64 X2 7550 Kuma 2.5GHz TRAY Socket AM2+ DUAL CORE Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.5Ghz
    64 bit Support: Yes
    Hyper Transports: 3600MHz
    Series: Athlon 64 X2
    Manufacturing Tech: 65 nm
    Processors Type: Desktop
    L1 Cache: 128KB+128KB
    L2 Cache: 2 x 512KB
    L3 Cache: 2MB

AMD Athlon II X2 250 Regor 3.0GHz Socket AM3 DUAL CORE Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 3.0Ghz
    64 bit Support: Yes
    Hyper Transports: 4000MHz
    Hyper-Transport Support: Yes
    L2 Cache: 2 x 1MB
    Manufacturing Tech: 45nm
    Processors Type: Desktop
    Thermal Power: 65W
    Voltage: 0.85V - 1.425V

AMD Athlon 64 X2 7750 Kuma 2.7GHz Socket AM2+ DUAL CORE Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.7Ghz
    64 bit Support: Yes
    Hyper Transports: 3600MHz
    Series: Athlon 64 X2
    Manufacturing Tech: 65 nm
    Processors Type: Desktop
    L1 Cache: 128KB+128KB
    L2 Cache: 2 x 512KB
    L3 Cache: 2MB

AMD PhenomII X4 955 DENEB 3.2GHz BLACK EDITION Socket AM3 Quad-Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Processors Type: Desktop
    Series: Phenom II X4
    L2 Cache: 4 x 512KB
    L3 Cache: 6MB
    Manufacturing Tech: 45 nm
    64 bit Support: Yes
    Hyper-Transport Support: Yes

AMD Athlon 64 X2 7850 Kuma 2.8GHz BLACK EDITION Socket AM2+ DUAL CORE Processor
  • Spesifikasi:
  • Clock Speed: 2.8Ghz
    64 bit Support: Yes
    Hyper Transports: 3600MHz
    Series: Athlon 64 X2
    Manufacturing Tech: 65 nm
    Processors Type: Desktop
    L1 Cache: 128KB+128KB
    L2 Cache: 2 x 512KB
    L3 Cache: 2MB
    Thermal Power: 95W

AMD PhenomII X4 810 DENEB 2.6GHz Socket AM3 Quad-Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Processors Type: Desktop
    Hypertransport: 4000 MHz
    Socket: AM3
    Series: PhenomII X4
    L1 Cache: 512KB
    L2 Cache: 2MB
    L3 Cache: 4MB
    Manufacturing Tech: 45 nm

AMD PhenomII X3 710 HEKA 2.6GHz Socket AM3 Triple-Core Processor
  • Spesifikasi:
  • Processors Type: Desktop
    Series: Phenom X3
    Speed: 2,6GHz
    Hyper Transports: 4000MHz
    L1 Cache: 128KB+128KB
    L2 Cache: 3 x 512KB
    L3 Cache: 6MB
    64 bit Support: Yes
    Hyper-Transport Support: Yes
    Virtualization Technology Support: Yes
    Manufacturing: 45nm